PROFIL KANTOR PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI KABUPATEN DAIRI

  1. GAMBARAN UMUM KABUPATEN DAIRI
Kabupaten Dairi merupakan salah satu kabupaten/kota yang ada di Sumaterta Utara dengan keadaan alam yang berbukit-bukit dan keadaan jalan yang sempit dan terjal. Kabupaten Dairi terdiri dari 15 kecamatan, 161 desa dan 8 kelurahan, diantara desa tersebut terdapat 96 desa yang terkategori desa tertinggal dimana jauh dari jangkauan pelayanan fasilitas umum seperti media baca dan lain-lain.

  1. Kondisi Wilayah
  1. Georafis
Kabupaten Dairi terletak di bagian barat daya kota Medan dengan luas wilayah 191.625 Ha. Secara astronomis terbentang antara 98000’ – 98030’ BT dan 2015-3 LU. Topologi tanahnya sangat variatif, berbukit dan bergelombang yang berbatasan dengan :

Sebelah Utara : Kabupaten Aceh Tenggara , Provinsi NAD dan Kabupaten Karo
Sebelah Timur : Kabupaten Samosir
Sebelah Selatan : Pak-pak Bharat
Sebelah Barat : Kabupateen Aceh Selatan Provinsi NAD

  1. Topografi
Wilayah Kabupaten Dairi sebahagian besar merupakan dataran tinggi dengan variasi ketinggian rata-rata antara 700– 1.250 m diatas permukaan laut.

  1. Iklim Tropis pada ketinggian kurang dari 500 m di atas permukaan laut, iklim sub Tropis pada daerah dengan ketinggian 400 – 1.360 m di atas permukaan laut dan iklim dingin pada daerah ketingggian 1.000 m di atas permukaan laut.

  1. Penduduk yang bermukim di wilayah Kabupaten Dairi sifatnya heterogen meliputi suku pak-pak, toba, karo, simalungun, mandailing dan sebagian kecil suku nias, minangkabau, cina, jawa, aceh dan lain-lain. Jumlah penduduk Kabupaten Dairi sebesar 273.851 jiwa sampai akhir juni 2009.
Berdasarkan keadaan alam dan topografi Kabupaten Dairi maka sektor pertanian merupakan potensi terbesar mendukung perekonomian masyarakat. Mata pencaharian penduduk mayoritas adalah bertani/berkebun, beternak ikan kolam, keramba maupun tambak, dan pengusaha ternak/unggas. Persentase terbesar merupakan rumah tangga tani pengguna lahan sebesar 99,86 persen dengan produksi jenis tanaman yaitu tanaman padi dan palawija, tanaman perkebunan rakyat dan hortikultura sebagai Sumber mata pencaharian penduduk yang utama.

  1. Potensi Wilayah
Kabupaten Dairi memiliki berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan seperti potensi lahan, potensi sungai seperti Lae Sibellin dan Lau Renun, potensi bahan tambang seperti pertambangan galian C dan bahan tambang emas, potensi industri, potensi danau dan potensi pariwisata.

  1. GAMBARAN UMUM KANTOR PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI KABUPATEN DAIRI

Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Dairi yang dibentuk sebagai kantor pada tahun 2008 adalah merupakan peningkatan kelembagaan yang sebelumnya merupakan UPTD Perpustakaan Badan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Dairi. Setelah pemberlakuan PP Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah, UPTD Perpustakaan berubah nomenklatur menjadi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Dairi.
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi yang baru, maka tugas ataupun kegiatan yang dilaksanakan semakin luas disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat antara lain: penyediaan sarana-prasarana pengolahan, dan bahan pustaka, Arsip dan Dokumentasi. Pelayanan melalui bahan pustaka terhadap kunjungan masyarakat ke Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Dairi. Demikian juga pelayanan kepada masyarakat yang tinggal di kecamatan, desa-desa terpencil, kelurahan, sekolah-sekolah. Pada saat ini pelayanan kepada masyarakat yang bermukim di desa terpencil dilakukan melalui mobil perpustakaan keliling.

Kondisi tanah Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kab. Dairi masih hak pakai eks Kantor Peternakan yaitu : 800 m², luas bangunan 178 m² yang terdiri dari 3 ruang kerja dan ruang perpustakaan yang berukuran 6 x 8 m. Batas-batas Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kab. Dairi sebagai berikut :
Sebelah Barat Laut : Stadion Lama
Sebelah Tenggara : Toko Buku Ronatio
Sebelah Timur Laut : Jalan Ki Hajar Dewantara
Sebelah Barat Daya : TK Pembina

Struktur Organisasi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Dairi Nomor 06 Tahun 2008, tentang Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Dairi, terdiri dari :
 DATA PEGAWAI YANG BERTUGAS DI KANTOR PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI KABUPATEN DAIRI KEADAAN TAHUN 2011

NO
NAMA
NIP
JENJANG PENDIDIKAN
JABATAN
PANGKAT
GOL.RUANG
1
MOLDER SIHOTANG, S.os
NIP.19560305 197601 1 001
SARJANA
Kakan. Perpustakaan, Arsip
Dan Dokumentasi Kab.Dairi
Pembina
IV/a
2
HASNAH, BA
NIP. 19571220 198303 2 014
DIPLOMA III
Kasi Kearsipan
Penata Tk I
III/d
3
MAWARNI SINAMBELA S.ST
NIP.19810221 200604 2 005
SARJANA
Kasubbag Umum Tata Usaha
Penata Muda Tk I
III/b
4
NORMA MANULLANG
NIP. 19620913 198602 2 002
SMA
Kasi Dokumentasi
Penata Muda Tk.I III/b
5
BASARIA PASARIBU
NIP. 19570729 198503 2 001
SMEA
Kasi Perpustakaan
Penata
III/c
6
FITRIANI SOLIN, A.Md
NIP. 19820310 200604 2 006
DIPLOMA III
Staf
Pengatur Tk.I
II/d
7
RANAP SINAGA, A.Md
NIP. 19761223 200604 1 006
DIPLOMA III
Staf
Pengatur Tk.I
II/d
8.
NELSON PASARIBU
NIP. 19620701 197910 1 001
DIPLOMA III
Staf
Pengatur Tk.I
II/d
9
SADARWATI SITUNGKIR, A.Md
NIP. 19770214 201001 2 010
DIPLOMA III
Staf
Pengatur
II/c
10
ERPINA HERAWATI, A.Md
NIP. 19780310 201001 2 021
DIPLOMA III
Staf
Pengatur
II/c
11
IRA SURYANI, A.Md
NIP. 19870902 201001 2 029
DIPLOMA III
Staf
Pengatur
II/c
12.
ROHATI SINURAT
NIP.19881215 201101 2 005
DIPLOMA III
Staf
Pengatur
II/c









KONDISI SARANA DAN PRASARANA KANTOR PERPUSTAKAAN,ARSIP DAN DOKUMENTASI
KAB. DAIRI SAMPAI DENGAN KEADAAN BULAN DESEMBER 2010.

NO
JENIS BARANG
JUMLAH
SATUAN
KET.
1.
Mobil Perpustakaan keliling
2
Unit
2.
Mobil Pintar
1
Unit
3.
Sepeda Motor
1
Unit
4.
Karkulator
3
Unit
5.
Mesin Tik
2
Unit
6.
Lemari Katalog Besi
1
Buah
7.
Lemari Besi 2 Pintu
1
Buah
8.
Rak Katalog
3
Buah
9.
Filing Kabinet
3
Buah
10.
Papan Nama Kantor
1
Buah
11.
Papan Data / White Board
1
Buah
12.
Komputer
2
Unit
13.
Laptop
2
Set
14.
UPS / Stabilizer
2
Unit
15.
Meja Kerja
16
Buah
16.
Meja Baca
4
Buah
17.
Meja Sirkulasi
1
Buah
18.
Kursi Kerja
16
Buah
19.
Kursi Baca
24
Buah
20.
Kursi Sirkulasi Biasa
1
Buah
21.
Kursi Plastik
3
Buah
22.
Lemari Buku Perpustakaan
9
Buah
23.
Lemari Biasa
1
Buah
24.
Lemari Dokumentasi
1
Buah
25.
Lemari Pakai Kaca
2
Buah
26.
Sofa
1
Set
27.
Kamera
1
Buah
28.
Handycam
1
Buah
29.
Wireless
1
Set
30.
Infokus
1
Set
31.
Buku Koleksi Perpustakaan s/d tahun 2010
6.690 judul / 18.457 eksemplar,
Sistem pelayanan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi adalah sistem pelayanan terbuka dan tertutup. Sistem pelayanan terbuka diberikan kepada bahan-bahan bacaan yang bersifat umum, sedangkan pelayanan tertutup dikhususkan kepada arsip/dokumen daerah menurut sifatnya.
Jam buka perpustakaan :
Senin – Kamis : 08.00 - 12.00 WIB
13.30 - 16.00 WIB
Jum’at : 08.00 - 11.30 WIB
13.30 - 15.30 WIB
Sampai pada saat ini, pelayanan perpustakaan masih bersifat manual, dalam arti masih belum menggunakan TI (tekhnologi informasi) atau belum memiliki sistem otomasi perpustakaan.
Sumber anggaran di Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi berasal dari APBD Kabupaten Dairi sebesar Rp. 250.534.000 keadaan tahun 2011. Jika ditinjau dari alokasi jumlah anggaran ini, masih amat minim jika dibanding volume dan beban tugas perpustakaan. Oleh sebab itu Pemerintah Kabupaten Dairi C.q Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Dairi melakukan kerjasama dan koordinasi dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dan Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara. Dari hasil kerjasama tersebut Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Provinsi Sumatera Utara telah menyerahkan bantuan buku pada 34 (tiga puluh enam) desa/kelurahan di Kabupaten Dairi sejak tahun 2008 s/d tahun 2011, yakni :
  1. Desa Lae Hole
  2. Desa Berampu
  3. Desa Sitinjo I
  4. Desa Bintang Hulu
  5. Desa Tigalingga
  6. Desa Pegagan Julu II
  7. Kelurahan Pegagan Julu I
  8. Desa lae Nuaha
  9. Desa Bangun I
  10. Desa Kutatengah
  11. Desa Sungai Raya
  12. Desa Bintang
  13. Desa Belang Malum
  14. Desa Hutarakyat
  15. Kelurahan Sidiangkat
  16. Desa Pangguruan
  17. Desa Bangun I
  18. Desa kendit Liang
  19. Desa Tanjung Beringin
  20. Desa Paropo I
  21. Desa Kentara
  22. Desa Karing
  23. Desa Bintang Mersada
  24. Desa Tanjung Beringin I
  25. Desa Kalang
  26. Desa Pasi
  27. Kelurahan Panji Dabutar
  28. Desa Silalahi I
  29. Desa Bonian
  30. Desa Sempung Polling
  31. Desa Sihorbo
  32. Desa Gunung Meriah
  33. Desa Lau Sireme
  34. Desa Huta Gugung
  35. Desa Parbuluan IV
  36. Desa Juma Teguh
  37. Desa Pegagan Julu VII

Sedangkan Desa/Kelurahan yang belum dibantu diantaranya :
  1. Kelurahan Sidikalang
  2. Kelurahan Batang Beruh
  3. Kelurahan Kuta Gambir
  4. Desa Kalang Simbara
  5. Desa Pegagan Julu III
  6. Desa Pegagan Julu IV
  7. Desa Pegagan Julu V
  8. Desa Pegagan Julu VI
  9. Desa Pegagan Julu VIII
  10. Desa Pegagan Julu IX
  11. Desa Pegagan Julu X
  12. Desa Dolok Tolong
  13. Desa Pargambiran
  14. Desa Perjuangan
  15. Desa Sileuh-leuh Parsaoran
  16. Desa Barisan Nauli
  17. Desa Juma Gerat
  18. Desa Bertugen Julu
  19. Desa Laumil
  20. Desa Lau Bagot
  21. Desa Palding
  22. Desa Ujung Teran
  23. Desa Lau Pak-pak
  24. Desa Sumbul Tengah
  25. Desa Sukandebi
  26. Desa Sarintonu
  27. Desa Lau Molgap
  28. Desa Palding Jaya Sumbul
  29. Desa Kuta Buluh
  30. Desa Pasir Tengah
  31. Desa Kempawa
  32. Desa Harapan
  33. Desa Desa Gunung Tua
  34. Desa Suka Dame
  35. Desa Lau Primbon
  36. Desa Kuta Gamber
  37. Desa Tanah Pinem
  38. Desa Renun
  39. Desa Lau Tawar
  40. Desa Balandua
  41. Desa Managan Molih
  42. Desa Liang Jering
  43. Desa Alur Subur
  44. Desa lau Njuhar
  45. Desa Pasir Mbelang
  46. Desa Sinar Pagi
  47. Desa Lae Panginuman
  48. Desa Urukblin
  49. Desa Siboras
  50. Desa Sumbari
  51. Desa Palipi
  52. Desa Bakalgajah
  53. Desa Desa Lae Rambong
  54. Desa Lae Ambat
  55. Desa Polling Anak-anak
  56. Desa longkotan
  57. Desa Bongkaras
  58. Desa Tungtung Batu
  59. Desa Lae Pangaroan
  60. Desa Soban
  61. Desa Jumantuang
  62. Desa Sinampang
  63. Desa Gomit
  64. Desa Bunturaja
  65. Desa Huta Imbaru
  66. Desa Adian Nangka
  67. Desa Juma Siulok
  68. Desa Sosor Lontung
  69. Desa Adian Gupa
  70. Desa Desa Maju
  71. Desa Bangun
  72. Desa Parbuluan I
  73. Desa Parbuluan II
  74. Desa Parbuluan III
  75. Desa Parbuluan V
  76. Desa Parbuluan VI
  77. Desa lae Hole I
  78. Desa Lae Hole II
  79. Desa Bandar Huta Usang
  80. Desa Simanduma
  81. Desa Lingga raja
  82. Desa Onan lama
  83. Desa Bukit Tinggi
  84. Desa Tanjung Saluksuk
  85. Desa Laksa
  86. Desa Simartugan
  87. Desa Kuta Usang
  88. Desa Lingga Raja II
  89. Desa Mbinanga
  90. Desa Bukit Baru
  91. Desa Perrik Mbue
  92. Desa Silumboyah
  93. Desa Pangaribuan
  94. Desa Sigambir-gambir
  95. Desa Bakal Julu
  96. Desa Sipoltong
  97. Desa Tambahan
  98. Desa Pandan
  99. Desa Tualang
  100. Desa Jambur Indonesia
  101. Desa Pardomuan
  102. Desa lae Itam
  103. Desa Lae Luhung
  104. Desa Simungun
  105. Desa Janji
  106. Desa Lae Markelang
  107. Desa Lae Sering
  108. Desa Sopo Butar
  109. Desa Lae Haporas
  110. Desa lae Parira
  111. Desa Sumbul
  112. Desa Pandiangan
  113. Desa Lumban Sihite
  114. Desa lumban Toruan
  115. Desa Buluduri
  116. Desa Kaban Julu
  117. Desa Gunung Sitember
  118. Desa Batu Gungun
  119. Desa Gundaling
  120. Desa Rante Besi
  121. Desa Bukit Lau Kersik
  122. Desa Lau Lebah
  123. Desa Tumpak Raja
  124. Desa Sambaliang
  125. Desa Banjar Toba
  126. Desa Silalahi I
  127. Desa Silalahi II
  128. Desa Paropo
  129. Desa Sitinjo
  130. Desa Sitinjo I
Kegiatan yang dilakukan dalam bidang promosi perpustakaan dan peningkatan minat baca diantaranya melalui iklan pada media massa yaitu Radio Pemerintah Kabupaten Dairi, siaran keliling, pameran dan pembinaan langsung kepada masyarakat pedesaan mengenai manfaat budaya baca dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam bidang manejemen, pengelolaan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi dapat tergambar dari struktur organisasi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Dairi, dimana pengelolaan perpustakaan dikoordinir oleh Kepala Kantor dibantu Kepala Seksi Perpustakaan dan 4 (empat) orang staf yang memiliki latar belakang ilmu perpustakaan (D-III Perpustakaan). Akan tetapi hal tersebut dirasa belum mencukupi melihat besaran beban kerja yang harus dilakukan, Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi merupakan lembaga pembina semua jenis perpustakaan Daerah Kabupaten Dairi.
Pelestarian koleksi perpustakaan dilakukan dengan berbagai cara sederhana diantaranya mengadakan penyiangan, penyampulan, penjilidan, pengobatan anti rayap dan menjaga kebersihan ruangan serta mencegah kerusakan yang disebabkan oleh kuman, serangga dan sebagainya.
  1. PERMASALAHAN AKTUAL DAN ALTERNATIF SOLUSI
  1. - Permasalahan yang dihadapi di dalam pelaksanaan tugas-tugas di bidang pengelolaan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi adalah kondisi dan fasilitas gedung/ruangan masih belum memadai disebabkan masih menempati eks Kantor Peternakan yang letaknya kurang stategis berada di pinggir perkotaan dan ruangan kerja dan ruang pelayanan masih belum memenuhi standard kebutuhan.
  • Jumlah petugas perpustakaan masih kurang jika dibandingkan dengan masyarakat yang harus dilayani.
  • Masih minimnya kemampuan anggaran untuk pengembangan perpustakaan merupakan kendala utama yang perlu mendapat perhatian Pemerintah Pusat.
  • Beratnya medan yang harus ditempuh untuk melayani masyarakat yang berada di daerah terpencil yang tidak dapat dijangkau oleh mobil perpustakaan keliling maupun mobil pintar sehingga pelayanan yang diberikan tidak maximal.

  1. Alternatif solusi
  • Perlunya prioritas pembangunan gedung/perkantoran yang letaknya strategis disesuaikan dengan standard kebutuhan dan terletak di perkotaaan, agar mudah dijangkau masyarakat pemustaka.
  • Perlunya pelatihan SDM pengelola teknis Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi dalam rangka penciptaan kompetensi sehingga selaras dengan tuntutan kebutuhan tekhnologi informasi yang saat ini semakin berkembang sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat sampai ke tingkat pedesaan/kelurahan.
  • Penambahan sarana dan prasarana pendukung seperti mobil gardang 2 (dua) untuk menjangkau pelayanan di desa terpencil dan sarana otomasi perpustakaan (software dan hardware) dengan didukung tenaga teknis yang terlatih (profesional).
  • Keterbatasan anggaran yang dialami daerah selama ini menjadi faktor yang turut mempengaruhi laju perkembangan pengelolaan Perpustakaan Umum Daerah sampai ke tingkat pedesaan/kelurahan. Untuk ini memohon bantuan dari pihak Pemerintah Pusat.

  1. PENUTUP
Demikian profil Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi ini disampaikan, dan kami mohon petunjuk lebih lanjut demi kemajuan dan perkembangan Perpustakaan Umum Daerah Kabupaten Dairi kedepannya.

Sidikalang, Oktober 2011
Kepala Kantor Perpustakaan, Arsip
dan Dokumentasi Kabupaten Dairi




Molder Sihotang, S.Sos
Pembina
NIP.19560305 197601 1 001


Foto Depan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Dairi

0 komentar:

Poskan Komentar